IAI Al-Qolam Akan Jajaki Jurnal Elektronik

Dalam rangka penguatan dan pengembangan jurnal ilmiah, IAI Al-Qolam mengutus delegasi untuk mengikuti Workshop E-Journal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang diadakan oleh Kopertais Wilayah IV, bertempat di Hotel Bisanta Bidakara Surabaya. Acara ini diadakan selama tiga hari, yakni Jumat hingga Minggu (15-17 Mei 2015).

Acara tersebut dibuka dengan penyampaian materi “Budaya Literasi di PTKIS” oleh Prof. Abd A’la. Rektor UIN Surabaya ini menyampaikan pentingnya budaya literasi di lingkungan PTKIS mengingat kondisi objektif PTKIS saat ini masih jauh dari harapan itu. Hal ini bisa dilihat dari lemahnya publikasi ilmiah berkala, baik cetak maupun elektronik. Selain itu, Prof. A’la juga menyampaikan bahwa pada tahun 2016 mendatang, sertifikasi dosen sangat bergantung kepada jurnal elektronik sebab artikelnya yang dipublikasikan di jurnal harus didaringkan.

Pada hari kedua, hadir pembicara dari Kasa Publikasi Perguruan Tinggi, yaitu Ibu Subandriyah. Ibu yang akrab dipanggil sebagai Bu Andrie ini berbicara tentang Kebijakan dan Strategi pengelolaan jurnal ilmiah, terutama di PTKIS. Titik tekannya diarahkan kepada strategi manajemen pengelolaannya.

Menurut Ibu Andrie, pengelolaan E-Journal di lingkungan PTKIS sudah tidak bisa dielak lagi karena per januari di tahun 2016, akreditasi jurnal meliputi jurnal elektronik. Hal ini menjadikan PTKIS harus mengelola jurnal yang berbasis daring.

Setelah itu, sesi-sesi berikutnya diisi oleh para pengelola Journal of Indonesia Islam (JIIS), seperti Dr. Phil. Khoirun Niam, Pak Sulanam dan Pak Mahfudz Nazal. Sesi-sesi berikutnya berkisar pada persoalan kiat-kiat mengelola Jurnal, baik cetak maupun elektronik, dari segi manajemen, standar akreditasi, dan lain sebagainya.

Apa yang didapat dari keikutsertaan tersebut, IAI Al-Qolam akan mengembangkan jurnal elektronik miliknya sendiri. Hal ini karena jurnal, baik elektronik maupun cetak, dianggap sangat penting oleh IAI Al-Qolam dan sesuai dengan visi besarnya, yaitu menjadi “Perguruan Tinggi Islam Riset Berbasis Pesantren”. Publikasi jurnal yang teratur dan berkualitas menunjukkan iklim riset di sebuah perguruan tinggi sangat kondusif. Itulah yang ingin dibangun oleh IAI Al-Qolam.

Selain itu, jurnal elektronik memiliki banyak keuntungan untuk dikembangkan. Di antaranya adalah keterbukaan akses sehingga bisa dinikmati oleh siapapun pengguna alat elektronik, efisiensi biaya, serta akan menjadi persyaratan akreditasi pula nanti. Dengan demikian, adanya jurnal elektronik menjadi kebutuhan tak terelakkan bagi IAI Al-Qolam dan perguruan tinggi pada umumnya.

12 views

Silahkan di share Ke... ?

Tinggalkan Balasan