M Amin Taufiqillah dan Farizal Amir Menangkan Pemilu Raya

Gondanglegi–Perhelatan Pemilu Raya di IAI Al-Qolam sudah usai. Hasil hitung suara menyatakan bahwa kandidat nomor 1, M Amin Taufiqillah dan Farizal Amir, memenangkan kontestasi akbar yang diadakan pada hari Sabtu (13/6/2015) kemarin.

Pemenang Pemira mendapat suara sebanyak 179 suara, selisih 76 suara dari lawannya yang mendapatkan sejumlah 103 suara. Kemenangan ini menjadikan kandidat nomor 1 berhak untuk dilantik sebagai ketua dan wakil BEM IAI Al-Qolam periode 2015-2016.

Ketua BEM petahana, M Farih Fauzi, mengatakan, “Setelah hasil perhitungan menetapkan pemenang kandidat ketua dan wakil BEM, mereka berdua punya waktu 2 minggu untuk menyusun kepengurusan BEM bersama panitia penyelenggara Pemira dan wakil pengurus BEM petahana.”

“Selain itu,” imbuh Farih, “panitia penyelenggara Pemira juga punya waktu 20 hari setelah Pemira untuk menyelenggarakan pembubaran pengurus BEM periode lalu dan pelantikan pengurus BEM baru.”

Di kesempatan lain, Ahmad Zainuri, Ketua Panitia Penyelenggara Pemira, mengatakan, “Kami sedang melakukan koordinasi-koordinasi. Dengan pemenang Pemira, kami berkoordinasi untuk penyusunan kepengurusan. Dengan Wakil Rektor III, kami berkoordinasi untuk persiapan pelantikan.”

Zainuri juga menambahkan, “Selama ini, kami kurang tepat kalau disebut ‘KPU’ sebagaimana logika penyelenggara pemilu pada umumnya. Kami lebih tepat disebut sebagai ‘panitia penyelenggara’ saja. Karena itu, personelnya terdiri dari beberapa pengurus BEM petahana.”

Saat ditanya soal harapan kepada kepengurusan BEM mendatang, M Farih Fauzi mengungkapkan, “Semoga kepengurusan BEM mendatang mampu melanjutkan tongkat estafet kepengurusan dengan baik dan amanah. Tantangan yang dihadapi pengurus nanti lebih berat, sebab sekarang kampus kita telah menjadi institut, berbeda dengan masa kami yang masih berupa sekolah tinggi.”

Di tempat berbeda, Zainul Mokhtar yang pernah menjadi pengurus BEM periode 2011-2012 dan 2012-2013 menaruh harapan kepada pengurus BEM periode yang baru ini. Dia berharap semoga kepengurusan baru ini bisa melanjutkan langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh para pendahulu. “Asalkan solid,” tuturnya, “saya yakin kepengurusan sekarang bisa menjadi lebih baik ketimbang kepengurusan periode-periode sebelumnya.”

Hal senada dinyatakan oleh Zainuddin, mantan pengurus BEM periode 2008-2009. Menurutnya, perkembangan kampus dan kemahasiswaan secara umum sudah berubah. Pengurus BEM diharapkan mampu bertindak cerdas dan kreatif menghadapi perubahan yang sangat pesat ini. “Kuncinya adalah tindakan cerdas dan kreatif,” kata Zainuddin. “Dengan dua hal ini, insya Allah pengurus BEM yang baru bisa menghadapi tantangan jaman baru ini.”[]

 

11 views

Silahkan di share Ke... ?

Leave a Reply

WhatsApp chat