IAI Al-Qolam Capai Kesepahaman dengan Pemkab Malang Perihal Pembangunan Masyarakat

 

Gondanglegi—Siang itu, pukul 10.13, lingkungan IAI Al-Qolam tampak ramai. Ruang auditorium IAI Al-Qolam pun penuh sesak oleh mahasiswa. Sebuah spanduk bertuliskan selamat datang kepada Bupati Kabupaten Malang, Dr. H. Rendra Kresna, terpampang di situ.

Bupati Kabupaten Malang memang dijadualkan datang ke IAI Al-Qolam saat itu untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai pengembangan masyarakat Kabupaten Malang melaui Tridharma perguruan tinggi. Penandatanganan MoU ini akan dilanjutkan dengan Stadium General (Kuliah umum) di auditoriun IAI Al-Qolam yang akan disampaikan oleh Bupati Malang sendiri.

Rektor IAI Al-Qolam, Muhammad Adib, M.Ag., menyambut baik penandatanganan ini. Sebagai salah satu pihak yang turut menandatangani, demikian Bapak Adib menuturkan dalam sambutannya, IAI Al-Qolam telah membangun visi yang berorientasi pembangunan masyarakat. Visi itu adalah (1) menjadi kampus riset berbasis akademik, (2) paradigma keilmuan integratif-interkonektif, dan (3) integrasi kampus dan pesantren, dengan orientasi transformasi sosial.

Selain itu, IAI Al-Qolam telah menerapkan pola pengembangan masyarakat berbasis pengabdian. KKN yang dilaksanakan di IAI Al-Qolam selama setahun ini didesain agar bisa menjadi media pengabidan masyarakat secara maksimal. Juga, IAI Al-Qolam telah melakukan penyuluhan masyarakat melalui media Radio Kanjuruhan FM.

“Dengan demikian, IAI Al-Qolam telah siap untuk menempuh berbagai pola dan bentuk pengembangan masyarakat dengan pihak pemerintah, baik dalam bentuk program maupun bentuk lainnya.” Kata Bapak Adib.”

“Penandatangan MoU ini adalah wujud Sinergi ulama dan umara di Kabupaten Malang,” lanjut Bapak Adib. “Sebagaimana kita tahu bersama, kata ulama dan umara dalam Alquran disebutkan dalam satu sebutan, yakni ulil amr. Dengan demikian, sinergi keduanya adalah sebuah keniscayaan dalam rangka pengembangan masyarakat.”

Hal senada juga dikatakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupatan Malang, Dr. Abdul Malik, M.Si., dalam sambutan mewakili Bupati Kabupaten Malang. Menurutnya, pihak pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang harus bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka pengembangan masyarakat Kabupaten Malang. Sejatinya, kerja sama ini adalah tepat sasaran dan kesinambungan.

Kerja sama dengan pihak perguruan tinggi bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Malang. Perguruan tinggi memiliki modal yang strategis untuk direkrut menjadi mitra kerja sama Pemkab Malang, karena ia memiliki konsep-konsep, melakukan riset dan pengembangan, dan lain sebagainya. “Sebelum dengan IAI Al-Qolam, Pemkab Malang telah menandatangani kerja sama dengan Universitas Trunojoyo (Unitro), Universitas Gajah Mada (UGM), dan Institut Pertanian Bandung (IPB).” Imbuh Bapak Abdul Malik.

“Dengan telah dilaksanakannya penandatanganan ini,” lanjut Bapak Abdul Malik, “diharapkan percepatan pengembangan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Malang bisa terlaksana dengan baik, sustainable, dan tepat sasaran, sebagaimana menjadi tujuan pemerintah Kabupaten Malang.”

Khorul Puadi, selaku panitia pelaksana prosesi penandatanganan ini, mengaku optimis bahwa kerja sama ini akan berbuah baik ke depan. “Pemerintah Kabupaten Malang menggalang kerja sama dengan berbagai pihak perguruan tinggi agar kebijakan percepatan pembangunan masyarakat yang dikeluarkan nanti bisa tepat sasaran dan berkelanjutan. IAI Al-Qolam akan menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Malang untuk melakukannya,” kata lelaki yang juga menjadi dosen di IAI Al-Qolam ini.

M. Zainul Mukhtar, panitia pelaksana lain, juga berkomentar bahwa IAI Al-Qolam akan semakin maksimal melaksanakan tugas pengabdian/pengembangannya kepada masyarakat bila bergandengan dengan Pemerintah. “Dengan adanya kerja sama ini, tujuan masing-masing pihak akan bisa tercapai secara lebih efektif,” kata lelaki yang pernah aktif di berbagai organisasi kepemudaan ini.

Penandatangan dilakukan di ruang rektorat seusai Stadium General. Setelah prosesi ini, kegiatan selanjutnya adalah anjangsana dan beramah-tamah.[]

20 views

Silahkan di share Ke... ?

Leave a Reply

WhatsApp chat