LP3M IAI AL-QOLAM ADAKAN WORKSHOP PENULISAN KARYA ILMIAH

Sebagai bagian dari peningkatan mutu kurikulum dan kualitas dosen, LP3M (Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat) IAI Al-Qolam Gondanglegi Malang mengadakan “Workshop KKNI dan Penulisan Karya Ilmiah”.
Dalam kegiatan itu, pihak LP3M mengundang Dr Agus Zainal Arifin,
Dekan Teknik Infokom ITS Surabaya, sebagai pembicara.
Selain menguraikan tentang​ strategi penyusunan penelitian, ia juga banyak memberikan motivasi buat para pengajar kampus hijau itu.
“Sebenarnya pak, kita ini banyak memiliki peluang mengembangkan diri, apalagi hanya sekedar mengeruk finansial. Mohon maaf saja, kalau sebuah lembaga hanya mengandalkan pemasukan biaya dari anak didik belaka, menunjukkan lembaga itu kurang sehat.” Kilahnya.
Menurut Wakil RMI-NU Pusat itu, sayangnya kita terlalu banyak membuang-buang waktu. “Jika kita tidak memprioritaskan sesuatu, maka kita ngobrol sambil merokok saja sudah dibuat alasan sibuk. Sebaliknya, bila kita mulai belajar menilai sesuatu itu sebagai yang utama, maka sesibuk apapun kita pasti menyelaka waktu untuk mengerjakan.” Lanjutnya.
Di sisi lain, lulusan Jepang itu mengingatkan kepada semua pengelola IAI Al-Qolam agar tidak terjebak ke dalam istilah BEJ atau kependekan dari Blame, Excuse dan Justify.
Menurutnya, terjemahan bebasnya adalah 1. Menyalahkan. Artinya selalu menyalahkan orang lain dalam lingkungannya. 2. Mencari alasan. Artinya mencari-cari alasan atas ketidakmampuannya. 3. Mencari pembenaran. Artinya, mengorek kemampuan di luar lingkungannya untuk membenarkan ketidakberdayaan dirinya.
“Perhatikan. Apabila terdapat salah satu dari tiga sikap ini pada diri para pengelola Al-Qolam, percayalah lembaga ini akan hancur.” ujarnya mengingatkan.
Acara yang dimoderatori oleh Ahmad Athok Lukman ini juga diwarnai oleh tanya jawab antara para peserta dan pemateri.

31 views

Silahkan di share Ke... ?

Leave a Reply