Visi Misi dan Tujuan

VISI, MISI, DAN TUJUAN

Menjadi Universitas Islam Riset Berbasis Pesantren Terbaik se Jawa Timur pada Tahun 2030

Unsur-unsur dari visi di atas bisa diperjelas sebagai berikut:

  • “Riset”; maksudnya adalah:
  1. Riset sebagai basis akademik bagi dua pilar lainnya dari Tridharma Perguruan Tinggi, yakni (1) pendidikan dan pembelajaran, dan (2) pengabdian kepada masyarakat;
  2. Riset sebagai model kajian keilmuan dan sosial yang (1) bertumpu kepada paradigma integrasi-interkoneksi keilmuan, dalam arti menolak dikotomisasi ilmu agama dan ilmu non-agama, menolak universalisasi ilmu, menganut pluralisme epistemologi dan metodologi, serta mengutamakan pendekatan interdisipliner, (2) berorientasi kepada tiga prinsip ilmu sosial profetik, yaitu humanisasi atau emansipasi (al-amr bi al-ma‘ruf), liberasi (al-nahy ‘an al-munkar), dan transendensi (al-iman bi Allah), dan (3) bertujuan untuk mencapai tujuan-tujuan universal (maqashid syari‘ah) serta membumikan nilai-nilai luhur pesantren dan aswaja, baik dalam kehidupan akademik dan kelembagaan maupun dalam kehidupan masyarakat secara umum.
  • “Berbasis Pesantren”; maksudnya adalah:
  1. Mengintegrasikan seluruh aspek sistem pendidikan dan pengelolaan kelembagaan di lingkungan IAI Al-Qolam dengan nilai-nilai luhur pesantren dan aswaja, yakni dalam cara berpikir, cara bersikap, dan cara berperilaku, baik secara internal (individu dan komunitas sendiri, atau the self) maupun secara eksternal (orang dan komunitas lain, atau the others, yang berbeda dan beragam).
  2. Memaknai pesantren bukan sebagai lembaga pendidikan agama saja, melainkan lebih sebagai sebuah “great tradition”, yakni tradisi agung yang mencerminkan keislaman dan sekaligus keaslian Nusantara (indigenous) yang turut membentuk nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia sejak masa Islamisasi paling awal hingga saat ini.
  3. Mengaktualisasikan nilai-nilai luhur pesantren dan aswaja yang telah diintegrasikan dengan budaya akademik PTAI sebagai paradigma pendidikan Islam alternatif bagi pengembangan lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia, termasuk di dalamnya PTAI dan bahkan pesantren sendiri.
  • “Terbaik”; maksudnya adalah:
  1. Memiliki sistem pengelolaan kelembagaan, sistem pendidikan, sumber daya manusia, dan sarana-prasarana yang mendukung visi yang ditetapkan, yakni menjadi Universitas Islam Berbasis Pesantren Terbaik pada tahun 2030, serta sesuai dengan standarisasi yang ditetapkan oleh pemerintah.
  2. Mengacu kepada kebutuhan aktual masyarakat, utamanya pihak pengguna lulusan.
  3. Mengikuti setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  4. Menjadi percontohan bagi lembaga-lembaga pendidikan sekitar, terutama pada jenjang yang sama.
  • “Jawa Timur”; maksudnya adalah batasan teritorial yang bersifat regional di mana IAI Al-Qolam menjadi yang terbaik serta menjadi percontohan bagi lembaga-lembaga lain pada jenjang yang sama.

“Tahun 2030”; maksudnya adalah tahun di mana IAI Al-Qolam ditargetkan untuk beralih status menjadi serta berkembang sebagai Universitas Islam Riset Terbaik Berbasis Pesantren.

MISI

  1. Meningkatkan mutu pengelolaan kelembagaan dan sistem pendidikan yang berkualitas, profesional, transparan, dan akuntabel.
  2. Mengembangkan kajian ilmu keislaman yang bertumpu kepada riset sebagai basis akademiknya, integrasi-interkoneksi keilmuan sebagai basis paradigmanya, dan nilai-nilai luhur pesantren dan aswaja sebagai basis eksistensialnya.
  3. Meningkatkan mutu kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang berbasis riset serta bertumpu kepada pendekatan interdisipliner.
  4. Melaksanakan kajian dan riset keilmuan dan sosial yang berorientasi kepada humanisasi, liberasi, dan transendensi, serta bertujuan untuk mencapai tujuan-tujuan universal (maqashid syari‘ah) dan membumikan nilai-nilai luhur pesantren dan aswaja.
  5. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi kepada konservasi kebudayaan lokal, serta kepada penguatan kemandirian masyarakat, baik pada aspek kehidupan sosial, ekonomi, maupun politik.
  6. Mengkontekstualisasikan penguatan relevansi pesantren, baik pada ranah sosial maupun akademis-intelektual

TUJUAN

  • Tujuan Umum; yaitu:
    1. Terciptanya sistem pengolaan lembaga pendidikan tinggi yang berkualitas, profesional, transparan, dan akuntabel.
    2. Terbentuknya masyarakat ilmiah yang bertakwa, berkepribadian luhur sesuai dengan nilai-nilai pesantren dan aswaja, berwawasan keilmuan yang integratif-interkonektif, dan berpola pikir yang kritis dan kreatif.
    3. Tercapainya kualitas kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang berbasis riset serta bertumpu kepada paradigma keilmuan integrasi-interkoneksi dan pendekatan interdisipliner.
    4. Tercapainya kualitas kajian dan riset sebagai basis akademik yang berorientasi kepada humanisasi, liberasi, dan transendensi.
    5. Tercapainya kualitas pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi kepada konservasi kebudayaan lokal, serta kepada penguatan kemandirian masyarakat pada aspek kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan budaya.
    6. Terlaksananya pengembangan tradisi keilmuan pesantren yang mampu memperkuat kapasitas transformasinya dalam melestarikan tradisi, di satu sisi, dan mengakomodir modernitas, di sisi yang lain.
  • Tujuan Khusus; yaitu terciptanya sarjana Islam santri berkualitas yang:
    1. Bertakwa dan berkepribadian luhur sesuai dengan nilai-nilai pesantren dan aswaja.
    2. Berwawasan keilmuan yang integratif-interkonektif serta berpola pikir yang kritis, kreatif, dan inovatif dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tradisi pesantren.
    3. Memiliki kepekaan sosial untuk melakukan pemberdayaan dan pengembangan masyarakat sekitarnya.
    4. Memiliki kompetensi yang sesuai dengan program studi masing-masing.

0 views