LPM IAI Al-Qolam Laksanakan Audit Mutu Internal pada Prodi PIAUD dan Tadris Bahasa Inggris

Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAI Al-Qolam Malang melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis Ristekdikti untuk Program Studi PIAUD dan Tadris Bahasa Inggris. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program penjaminan mutu yang pelaksanaannya dilakukan setiap tahun.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh LPM dengan mengundang dua auditor internal, yaitu Ibu Ratih Permatasari, M.Pd. dan Bapak Muhammad Hasyim, S.H.I., M.Pd.I. Kedua auditor itu masing-masing mengaudit mutu Program Studi Tadris Bahasa Inggris dan Program Studi PIAUD (Pendidikan Islam Anak Usia Dini).

Pembantu Rektor I Bidang Akademik IAI Al-Qolam Malang, S.Ag., S.Pd., M.A., mengatakan dalam sambutannya bahwa AMI adalah sesuatu yang perlu dilakukan, karena program ini mengharuskan semua pihak di Prodi untuk melakukan persiapan dan dituntut untuk melaksanakan tindak lanjutnya. Hal itu akan meningkatkan mutu prodi bersangkutan. “Oleh karena itu,” tuturnya, “pelaksanaannya harus maksimal.”

Hal serupa disampaikan oleh Ketua LPM IAI Al-Qolam Malang, M. Zainul Mukhtar, S.Pd.I. Baginya, program ini adalah langkah penting untuk menjaga mutu kampus dalam berbagai aspeknya. “AMI merupakan salah satu mekanisme quality control yang harus dijalani oleh setiap unit di lingkungan IAI Al-Qolam Malang,” katanya.

Program Studi Tadris Bahasa Inggris dan PIAUD adalah dua prodi yang mutunya diaudit di periode awal ini. Di  waktu mendatang program studi dan unit lainnya akan diaudit juga oleh LPM IAI Al-Qolam Malang.

Untuk pelaksanaan kegiatan ini, waktu yang diperlukan adalah sekitar dua hari, yaitu pada hari Senen hingga Selasa (27-28/07/2020). Waktunya bisa selama itu karena standar dan indikator  yang akan diaudit terbilang cukup banyak. 

Ketua Prodi PIAUD, Ibu Norma Ita Solichah, S.T., M.Pd., mengakui manfaat dari pelaksanaan AMI ini bagi prodi yang diketuainya. Mutu prodinya jadi diketahui secara faktual. “Selain itu, terdapat banyak sekali masukan dari auditor untuk mengembangkan mutu prodinya ke depan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Prodi Tadris Bahasa Inggris, Budik Kusworo, M.Pd. Arah pengembangan prodi yang diketuainya jadi semakin jelas, karena dalam proses audit mutu ini prodi dituntut untuk menjelaskan hubungan setiap kegiatannya dengan visi-misi kampus. “Dengan adanya AMI ini, pengembangan kampus riset berbasis pesantren semakin jelas arahnya,” bungkasnya.

Kegiatan tersebut diakhir dengan rapat bersama yang memaparkan temuan dan hasil audit oleh kedua auditor. Temuan dan hasil itu kemudian dijadikan bahan evaluasi dan dasar bagi tindak lanjut.

Silahkan di share Ke... ?

Leave a Reply